Rabu, 07 Oktober 2020

Dampak Gadget pada mata kita

Akibat Gadget pada mata

Seiring perkembangan teknologi, piranti hiburan elektronik, yang akrab dengan istilah gadget, telah menjadi benda yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kini, anak pun telah terbiasa berinteraksi dengan gadget, bahkan di usia yang sangat dini.


Bagaimana pengaruh paparan gadget terhadap mata seseorang?

gambar dari pihak ketiga
Pengaruh paparan gadget, baik terhadap mata dewasa maupun mata anak, tergantung pada frekuensi dan durasi pemakaiannya oleh masing-masing individu. Semakin lama pemakaian, risiko terjadi kelelahan mata pun akan semakin besar.

Tanda-tanda kelelahan mata adalah:

- Mata terasa berpasir
- Pandangan buram
- Mata berair
- Pedih pada mata
- Sakit kepala
- Pegal di daerah tengkuk dan leher
- Perut terasa mual

Apakah pengaruh tersebut lebih signifikan terhadap mata anak?

Pada mata anak, gejala tersebut dapat menjadi parah dan ekstrim. Hal tersebut disebabkan oleh daya akomodasi mata anak yang lebih kuat dibandingkan dengan mata orang dewasa. Dengan demikian mata anak lebih mudah beradaptasi terhadap penglihatan dekat. Mata anak cenderung lebih tahan terekspos pada gadget dalam waktu berjam-jam tanpa merasa lelah.

Apakah gejala kelelahan mata akibat paparan gadget terhadap mata anak dapat berakibat permanen?

Kelelahan mata, khususnya otot mata sama dengan otot bagian tubuh lain, apabila diistirahatkan umumnya dapat kembali pulih. Banyak penelitian di bidang mata yang menyebutkan bahwa anak-anak yang melakukan aktivitas dengan jarak pandang sangat dekat secara intensif, seperti membaca, bermain komputer ataupun jenis gadget lainnya, umumnya lebih cenderung memiliki mata myopia dan astigmatism (silindris) dibandingkan dengan mereka yang lebih sering melakukan aktivitas di luar ruangan (outdoor). Namun, kondisi tersebut tidak selalu memiliki dampak yang demikian.

gambar by pixabay

Bagaimana penggunaan gadget yang dianjurkan pada anak?

American Academy of Pediatrics (AAP) sama sekali tidak menganjurkan pemakaian gadget dan paparan'screen' (layar monitor) bagi anak dibawah usia 2 tahun. Hal ini berdasarkan penelitian yang menunjukkan interaksi anak dibawah usia 2 tahun dengan gadget dan screen mengakibatkan keterlambatan kemampuan bicara anak. Pada usia sangat dini, anak dianjurkan untuk mengalami interaksi langsung dengan orang tua dan lingkungannya dibandingkan dengan media. Berdasarkan kelompok usia, durasi pemakaian gadget yang dianjurkan adalah:

Bagi anak berusia 3-5 tahun, paparan gadget yang dianjurkan adalah 1 jam sehari.Bagi anak berusia 6-12 tahun, paparan gadget yang dianjurkan adalah maksimal 2 jam sehari.Bagi remaja berusia 13-18 tahun, paparan gadget yang dianjurkan maksimal 3 jam sehari.

Jika sudah terjadi kelainan pada mata akibat gadget, apakah dapat dilakukan terapi untuk mengembalikan  ke kondisi normal?

Kelelahan mata dapat dipulihkan kembali dengan menghentikan pemakaian gadget dan mengistirahatkan mata. Namun, jika sudah terjadi kelainan yang bersifat permanen seperti myopia, maka kondisi mata tidak dapat dikembalikan menjadi normal.

Oleh karena itu, sebelum terjadi kelainan pada mata, sebaiknya orangtua mengawasi pemakaian gadget pada anak sedini mungkin. Ada formula yang mudah diingat, berlaku pula pada orang dewasa, untuk menghindari kelelahan pada mata. Formula tersebut adalah: '20-20-20', yaitu setelah paparan gadget terhadap mata selama 20 menit, istirahatkan mata dengan melihat sejauh 20 meter selama 20 detik.

Faktor risiko apa saja yang menentukan lebih rentan atau tidaknya mata seorang anak?


Pada anak dengan riwayat orangtua memiliki myopia, kecenderungan mata anak tersebut untuk menderita rabun jauh tentu saja lebih besar. Selain itu, bayi yang lahir secara prematur juga memiliki risiko myopia lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang lahir pada waktunya.

Gunakan gadget secara bijaksana, karena walaupun ada sisi negatifnya, seperti kelelahan mata, banyak pula aplikasi pada piranti elektronik tersebut yang dapat membantu perkembangan  intelejensi anak. Jika terjadi kelainan mata pada anak, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata untuk penanganan yang tepat.

Minggu, 04 Oktober 2020

Mata Silinder

Inilah Penyebab Mata Silinder!

Kesehatan

Apa benar mata silinder muncul akibat terlalu sering menonton TV dalam jarak dekat? Mari pelajari penyebab mata silinder supaya kamu tidak salah paham!

Mata silinder atau astigmatisma merupakan gangguan pengelihatan karena bentuk bola mata yang tidak bulat sempurna. Terdapat 2 jenis mata silinder, yaitu korneal (bentuk kornea tidak rata) dan lentikular (bentuk lensa tidak rata).

Jika tidak ditangani, kamu mungkin akan merasa pusing, mata cepat terasa lelah dan tegang. Terutama setelah mata digunakan dalam jangka waktu lama, seperti membaca atau melihat layar komputer terus-menerus.

Apa Penyebab Mata Silinder?

Mata silinder bukan disebabkan oleh terlalu sering menonton TV dalam jarang dekat. 

Bila kamu mengira bahwa penyebab mata silinder adalah aktivitas mata yang tidak sehat, seperti membaca dengan cahaya redup atau menonton televisi terlalu dekat, anggapanmu keliru. Mata silinder bukan disebabkan oleh aktivitas-aktivitas tersebut.


Mata silinder terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata, dibelokkan secara tidak merata oleh bentuk kornea atau lensa yang tidak rata atau beraturan. Benda yang jauh atau dekat menjadi kabur. Karena itu, penyakit ini sering disertai gangguan rabun dekat atau jauh.

Penyebab mata silinder bisa jadi ada hubungannya dengan genetik, atau akibat cidera kornea, komplikasi operasi mata, atau rabun dekat dan jauh 

Penyebab gangguan mata ini tidak diketahui secara pasti. Bisa saja karena adanya faktor genetik. Orang dengan mata silinder mungkin sudah memilikinya sejak lahir, namun baru berkembang setelah dewasa.

Di samping faktor keturunan, ada sejumlah kondisi lain yang meningkatkan risiko terjadinya mata silinder. Beberapa di antaranya adalah:

- Cidera pada kornea, seperti infeksi yang menyisakan bekas luka.

- Komplikasi dari operasi mata sehingga bentuk lensa berubah. Contohnya operasi pengangkatan katarak

- Rabun dekat atau jauh yang parah.

- Keratoconus dan keratoglobus. Kondisi-kondisi mata ini bisa membuat kornea membengkak, menipis, hingga berubah bentuk.

Apakah Gejala Mata Silinder Selalu Disadari?

Gejala mata silinder tidak selalu disadari, namun bisa jadi muncul juga keluhan pandangan kabur, mata lelah dan tegang, atau iritasi 

Mata silinder dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak atau orang dewasa. Sayangnya, gejalanya tidak selalu disadari oleh penderita. Terutama pada penderita mata silinder ringan yang umumnya dialami oleh anak-anak atau remaja.

Sebagian orang dewasa juga tidak memiliki gejala apapun saat mata silinder masih terbilang ringan. Namun perhatikan kondisi matamu jika kamu mengalami sejumlah gejala yang meliputi:

> Pandangan yang kabur pada jarak dekat atau jauh. Bentuk benda sering terlihat tidak seperti seharusnya.

> Mata lelah dan tegang.

> Mata mengalami iritasi.

> Sering memicingkan mata.

Periksakan kondisi matamu bila terdapat keluhan pada pengelihatan

Dibutuhkan pemeriksaan mata secara saksama untuk memastikan apakah matamu bekerja secara normal. Karena itu, kunjungilah dokter spesialis mata. Optik mata yang terpercaya juga bisa menjadi pilihan.

Bila tidak segera ditangani, gejala mata silinder bisa sangat mengganggu kemampuan melihat. Sehingga berujung pada kacaunya aktivitas sehari-harimu.

Terlebih lagi jika kamu memiliki profesi yang menuntutmu untuk bergantung pada kemampuan mata, contohnya penulis atau guru. Matamu akan cepat terasa lelah dan tegang.

Namun ingatlah bahwa terlalu lama berkutat di depan layar komputer atau menonton televisi bukanlah alasan dibalik mata silinder. Faktor keturunan serta berbagai kondisi yang memengaruhi kornea atau lensa matalah yang menjadi penyebab mata silinder.


Bagi penderita mata silinder, kamu bisa menggunakan kacamata, lensa, atau melakukan operasi untuk menangani gangguan ini. Tak perlu ragu untuk berkunjung ke dokter agar memperoleh penanganan terbaik.

Sabtu, 10 Agustus 2019

Frame Doi


Merk frame : Doi
Berat : 200gr
Bahan : TR 90
Sangat cocok buat anak muda yg ingin tampil trendi dan energik

Rabu, 17 Juli 2019

Ciri ciri Mata minus

Ciri ciri Mata Minus

Mata adalah jendela dunia. Namun ketika Anda punya mata minus, Anda tentu tidak bisa melihat dunia dengan jelas. Dalam dunia medis, mata minus disebut dengan rabun jauh atau miopi. Apa saja ciri-ciri mata minus yang bisa Anda rasakan?


Apa saja ciri-ciri mata minus?

Normalnya, cahaya dari luar harusnya jatuh tepat di retina agar Anda bisa melihat dengan jelas. Namun pada mata minus, cahaya jatuh berada di depan retina mata  sehingga benda yang posisinya jauh akan terlihat buram atau tampak kabur.

Selain pandangan buram, ciri-ciri mata minus lainnya adalah:

Anda perlu menyipitkan mata atau menutup sebagain kelopak mata untuk melihat suatu objek dengan jelas. Mata terasa perih dan lelah ketika memandang sesuatu terlalu lama. Sakit kepala, yang disebabkan oleh mata lelah. Sulit melihat saat mengendarai, terutama di malam hari (rabun senja).

Ciri-ciri mata minus pada anak

Rabun jauh atau mata minus sering terdeteksi pertama kali saat masa kanak-kanak dan umumnya didiagnosis antara tahun-tahun awal sekolah hingga remaja.

Ciri-ciri mata minus pada anak antara lain:

Tips memiliki mata sehat

Terus menyipitkan mata ketika memandang sesuatu. Perlu duduk lebih dekat ke televisi, layar film, atau bagian depan kelas.Mengedipkan mata dengan berlebihan.Sering mengucek mata.

Ciri-ciri mata minus yang perlu diperiksakan ke dokter

Jika pandangan mata buram sampai mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, sebaiknya segera kunjungi dokter mata untuk mendapatkan diagnosis pasti mengenai penyebab mata minus Anda.

Cara mengetahui mata minus atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan mata. Pemeriksaan ini dimulai dari yang paling sederhana, seperti membaca grafik huruf standar yang ada di kartu Snellen, hingga tes yang jauh lebih rumit dengan menggunakan lensa dan mesin canggih untuk mengamati struktur internal mata.

Dari pemeriksaan, dokter dapat menentukan derajat minus rabun jauh Anda dan menyarankan Anda tentang pilihan pengobatan untuk memperbaiki kondisi mata minus Anda. Entah itu pakai resep kacamata atau merujuk LASIK.

Segera kunjungi dokter mata, jika Anda mengalami:

Tiba-tiba muncul floaters (bintik-bintik kecil yang tampaknya melayang dalam penglihatan Anda) yang banyak Kilatan cahaya di satu atau kedua mata Bayangan seperti tirai di atas bidang penglihatan Anda

Ini adalah ciri-ciri mata minus yang disertai tanda ablasi retina. Ablasi retina adalah lepasnya retina, kondisi yang cukup serius dan segera membutuhkan perawatan medis.
Apakah artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan share apabila berguna bagi saudara kita.


Kamis, 27 Juni 2019

Kelainan pada mata


























Ternyata, Penyakit mata sangat beragam lho macamnya, serta ada yang bisa menular dan ada juga yang sama sekali tidak. Penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri maupun virus rata-rata bersifat menular, sedangkan jika penyebabnya adalah alergi atau bawaan keturunan (genetis), maka penyakit tersebut tidak akan menular. Untuk mengetahui berbagai macam kelainan atau penyakit pada mata lebih lanjut, silahkan disimak ulasan singkat yang berikut ini:
  • Rabun jauh (myopia) Rabun jauh atau yang sering disebut myopia  adalah kelainan pada mata karena tidak bisa melihat benda-benda yang letaknya jauh. Hal ini terjadi disebabkan oleh bentuk lensa mata yang oval atau cembung. Sehingga pantulan bayangan benda jatuh di muka retina dan kabur.
  • Rabun dekat (Hypermetropia) Rabun dekat atau di sebut juga hipermetropia merupakan kebalikan dari rabun jauh, mata tidak dapat melihat benda-benda yang jaraknya dekat dengan jelas. Pantulan bayangan benda yang diterima oleh lensa mata jatuh di belakang retina.
  • Rabun tua (presbyopia) Lain lagi dengan rabun tua atau presbyopia  yang banyak diderita oleh orang yang sudah berumur, disebabkan oleh daya akomodasi mata yang melemah karena faktor usia. Akibatnya tidak dapat melihat benda yang jauh maupun dekat pada jarak yang normal. Biasanya terjadi pada orang dengan usia diatas 40 tahun.
  • Rabun senja Rabun senja ini merupakan kelainan  yang cukup unik, penderita kelainan ini tidak bisa melihat benda-benda hanya pada senja hari saja. Disebabkan oleh rusaknya sebagian sel pada retina yang seharusnya masih bisa melihat pada kondisi cahaya yang minim atau remang-remang. Kelainan ini sering juga disebut dengan rabun ayam. Penyebab rabun senja ini adalah kurangnya asupan vitamin A.
  • Buta warna Buta warna merupakan kelainan pada mata yang disebabkan oleh ketidakmampuan membedakan warna tertentu, kelainan ini merupakan penyakit genetis atau turunan baik dari generasi pertama maupun diturunkan oleh generasi ke dua pendahulu. Buta warna terjadi akibat tidak berfungsinya sel warna yang terletak pada retina
Disamping 5 hal diatas juga masih ada beberapa kelainan lain pada mata seperti mata juling yang tidak dibahas pada tulisan kali ini. Pada pembahasan diatas terlihat 2 macam kelainan, satu karena faktor genetis atau turunan yang sulit dicegah. Sedangkan lainnya karena kurangnya vitamin A yang banyak dibutuhkan oleh mata untuk bisa berfungsi secara sempurna. Khusus penyebab yang terakhir ini sangat mudah mencegahnya dan dapat dilakukan sejak usia anak-anak, sehingga tidak terlambat dan kecewa di kemudian hari.

Sabtu, 08 April 2017

Tips merawat kesehatan mata

Dengan semakin banyaknya pengguna kacamata, menandakan banyak sekali dari masyarakat yang belum mengetahui cara merawat kesehatan mata. Mereka menganggap hal seperti itu adalah bentuk kewajaran yang sebenarnya bisa dicegah. Berikut tips agar kita memiliki mata yang sehat terbebas dari kacamata:

A. Konsumsi Vitamin A
   Vitamin A banyak terkandung dalam buah- buahan seperti, wortel, tomat, pepaya dan buah- buahan lainnya yang berwarna cerah.

B. Usahakan jangan terlalu lama menatap monitor
   Selalu istirahatkan mata tiap menatap layar monitor dengan komposisi 30:5, yang artinya tiap 30 menit istirahat selama 5 menit

C. Penerangan
   Usahakan menggunakan lampu yang terang saat kita membaca buku.

D. Jangan baca sambil tiduran
   Karena baca, entah baca buku atau bermain smartphone sambil tiduran menyebabkan mata menjadi cepat lelah

Demikianlah tips merawat mata dari kami, semoga kita memiliki mata yang sehat dan lepas dari kacamata

Cahaya Optik


Tips memiliki mata sehat

Dunia saat ini sedang berkembang dengan sangat pesat. Berbagai macam teknologi baru terus bermunculan. Semua perusahaan berlomba- lomba memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Sedangkan masyarakatpun berlomba- lomba untuk mendapatkan teknologi yang terbaru.

Dengan semua kemajuan tersebut, ada dampak yang harus terbayarkan, yaitu jumlah pengguna kacamata untuk usia- usia muda semakin meningkat. Mengapa bisa terjadi seperti itu, semua itu dikarenakan pemakai teknologi banyak didominasi oleh anak muda, contoh kecilnya adalah smartphone, laptop, dll.

Kunjungi WebSite kami di : Cahaya optik Jember

Banyak sekali kaum muda yang menghabiskan waktu berjam- jam didepan layar monitor maupun smartphone hanya untuk memainkan game online. Mereka tidak sadar bahwa hal tersebut menyebabkan mata lelah dan kering, karena hampir bisa dipastikan mereka jarang mengedipkan mata saat bermain game.

Berikut adalah tips agar mata tidak terkena minus :

- istirahatkan mata minimal 5 menit tiap 30 menit didepan layar monitor

- sering- seringlah mata berkedip agar mata tidak kering

- gunakanlah kaca mata anti radiasi didepan komputer

Itulah tips agar kita memiliki mata yang sehat, mudah- mudahan bermanfaat

Contact Online

logo